Pengertian dan referensi Kalimat Langsung dan tidak langsung, beserta referensi dan ciri-cirinya
Apa yang dimaksud dengan Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung?
Apa saja ciri-ciri Kalimat eksklusif dan kalimat tidak langsung?
Sebutkan beberapa referensi Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung?

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal 2 jenis kalimat berdasarkan cara penyampaiannya, yaitu:

  • Kalimat Langsung
  • Kalimat tidak langsung

Penjelasan mengenai Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung

Pengertian dan referensi Kalimat Langsung dan tidak eksklusif Pengertian dan Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung, serta Ciri-cirinya
Pengertian dan Contoh Kalimat Langsung dan tidak langsung

Kalimat langsung
Kalimat langsung ialah Kalimat seseorang yang diucapkan secara eksklusif kepada orang yang dituju, dan penulisan kalimat eksklusif ditandai dengan penggunaan tanda kutip (“………”).

Ciri-ciri Kalimat Langsung:

  • Penggunaan Tanda Kutip (“….”) pada kalimat yang disampaikan
  • Kalimat yang disampaikan memakai Huruf Kapital pada awal kata
  • Penggunakan tanda Koma (,) untuk memisahkan kalimat pengiring dan kalimat yang disampaikan
  • Intonasi yang lebih terang ketika membacakan kalimat yang disampaikan

Contoh Kalimat Langsung:

  • Bu Guru berkata “Besok Pekerjaan Rumah harus sudah selesai semua!”
  • “Jangan keluar rumah, hari sedang hujan!”Kata Ibu kepada Budi.
  • “Coba kemarin kau tiba kerumah saya,”kata Ardi,”Pasti kau bertemu dengan Paman saya.”
  • “Kalian harus rajin belajar, semoga menjadi anak yang pintar.” Kata Pak guru.
  • Nenek berkata “Kalau kau sudah besar, harus rajin menabung.”

Kalimat tidak langsung
Kalimat tidak langsung ialah Kalimat yang dikutip dari perkataan seseorang, dan disampaikan kembali oleh baik oleh tersebut maupun oleh orang lain, dengan kata lain Kalimat tidak eksklusif ini bersifat memberitahukan atau melaporkan

Ciri-ciri kalimat tidak langsung:
Secara umum Ciri-ciri Kalimat tidak eksklusif ialah kebalikan dari Kalimat Langsung, antara lain:

  • Tidak memakai tanda kutip (“…”)
  • Pembacaan Kalimatnya memakai Intonasi yang datar
  • Menggunakan Kata ganti orang
  • Dan biasanya memakai komplemen kata Konjungsi

Contoh Kalimat Tidak Langsung:

  • Pak guru berpesan, bahwa ahad depan ujian simpulan semester akan dilaksanakan.
  • Hujan sangat deras, sebaiknya kau tidur disini saja, besok pagi gres kau pulang, Ucap ibu kepada Andi.
  • Bibi berpesan semoga besok aku tiba kembali ke rumahnya, alasannya ialah besok ada program keluarga.
  • Tuti meminta aku semoga membawakan sayuran segar besok pagi, untuk keperluan program masak-memasak di sekolah
  • Kalau kalian ingin sukses, disiplin dan jujur ialah modal utama dalam bekerja, pesan pimpinan kepada seluruh bawahannya.

Semoga bermanfaat!

Berbagi ilmu pengetahuan umum