Majas, Pengertian Majas, Jenis-jenis Majas, beserta masing-masing Contohnya
Anda tentu pernah mendengar orang berkata: “Tulisan kau sangat bagus, bagaikan Cakar Ayam

Kalau kita mendengar kalimat ini, tentu kita eksklusif menganggap perkataan ini yaitu suatu sindiran/hinaan alasannya yaitu goresan pena mirip cakar ayam itu bukannya bagus, melainkan sangat jelek.

Cara seseorang memberikan sindiran dengan memakai kalimat diatas dalam istilah bahasa indonesia disebut dengan Majas Ironi.

Pengertian Majas, Jenis-jenis Majas beserta contohnya

Lalu, apa sesungguhnya yang dimaksud dengan Majas?

 Anda tentu pernah mendengar orang berkata Jenis-jenis Majas Perbandingan beserta Contohnya
Jenis-jenis Majas perbandingan

Majas adalah:
Gaya Bahasa yang memanfaatkan keragaman kata untuk mendapat suatu imbas kias dan Imajinasi atau hasil tertentu dan menciptakan suatu karya bahasa yang semakin hidup dan bervariasi, atau segala bentuk ciri bahasa beberapa kelompok/golongan penulis sastra dan suatu cara khas dalam memberikan pikiran dan perasaan, baik secara verbal maupun tulisan.

Jenis-jenis Majas
Dalam bahasa Indonesia kita mengenal banyak sekali jenis Majas yang biasa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: 5 Jenis Majas Sindiran beserta Contohnya

Berbagai jenis Majas tersebut dikelompokkan ke dalam 4 (empat) Bagian, yaitu:

  1. Majas perbandingan
  2. Majas sindiran
  3. Majas penegasan
  4. Majas pertentangan

Jenis-jenis Majas diatas, dibagi lagi menjadi beberapa jenis Majas lainnya, yaitu:

A. Majas Perbandingan
Majas Perbandingan atau disebut juga dengan Majas Perumpamaan yaitu Kata-kata kias yang menyatakan perbandingan dengan maksud untuk meningkatkan kesan dan pengaruhnya terhadap yang mendengarkan/membaca.

Yang termasuk ke dalam jenis Majas Perbandingan, antara lain:

1. Alegori
Alegori yaitu majas yang menggambarkan atau kiasan untuk menyatakan sesuatu dengan cara lain.

Contoh Kalimat majas Alegori:

  • Hidup bagaikan air sungai yang mengalir tanpa sanggup kita hentikan.

2. Alusio
Alusio yaitu majas yang mengibaratkan suatu hal dengan kiasan yang mempunyai kesaamaan dan pernah terjadi sebelumnya.

Contoh kalimat Majas Alusio:

  • Megawati berhasil menjadi mirip Ir.Soekarno alasannya yaitu sama-sama pernah menjadi presiden Indonesia.

3. Simile
Simile merupakan suatu ungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan kata penghubung, seperti: bagaikan, umpama, ibarat, dan lainnya.

Contoh Kalimat Majas Simile:

  • Kau bagaikan Bunga dan saya jadi kumbangnya.

4. Metafora
Metafora yaitu suatu Gaya Bahasa dengan memberi pernbandingan antara suatu benda dengan benda lain , yang mempunyai sifat yang sama atau hampir sama.

Contoh kalimat yang memakai majas Metafora:

  • Si andal merah mengamuk dan menghanguskan beberapa unit rumah

5. Antropomorfisme
Antropomorfisme yaitu suatu majas sejenis Metafora yang juga memakai kata atau bentuk lain namun yang berafiliasi dengan insan untuk menggambarkan binatang atau hal yang bukan manusia.

Contoh kalimat Majas Antropomorfisme:

  • Anak kucing itu merengek-rengek meminta susu ketika dilihatnya kedatangan sang indukkucing tersebut.

6. Sinestesia
Sinestesia yaitu suatu Majas yang merupakan suatu bentuk ungkapan rasa dari salah satu indra yang dicurahkan lewat ungkapan rasa indra yang lain.

Contoh kalimat Sinestesia:

  • Caranya bercanda sangat garing dan membosankan

7. Antonomasia
Antonomasia yaitu majas perbandingan yang memakai suatu kata sifat untuk menyebutkan nama objek tersebut.

Contoh kalimat Antonomasia:

  • Si Cantik masuk ke dalam kelas, semua siswa terpukau dan tersenyum kagum melihatnya

8. Aptronim
Aptronim yaitu suatu majas atau gaya bahasa yang memakai nama lain yang sesuai dengan sifat atau pekerjaan orang.

Contoh kalimat Aptronim:

  • Orang-orang menyebutnya Agus Loader, alasannya yaitu profesinya sebagai Operator Loader (Alat berat).

9. Metonimia
Metonimia merupakan suatu ungkapan dengan penggunaan nama lain untuk suatu benda yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut benda tersebut.

Contoh Majas Metonimia:

  • Dalam beberapa tahun ini, Samsung merajai penjualan terlaris Ponsel di Indonesia khususnya ponsel dengan sistem Android.

10. Hipokorisme
Hipokorisme yaitu Majas yang memakai nama panggilan kecil atau kata yang digunakan untuk memperlihatkan hubungan karib.

Contoh Majas Hipokorisme:

  • Mau kemana kau nduk, pagi-pagi begini?

11. Litotes
Litotes yaitu majas yang berupa Ungkapan yang memperlihatkan penurunan kualitas suatu keadaan dengan tujuan merendahkan diri.

Contoh Majas Litotes:

  • Singgahlah ke Gubuk kami ini!

12. Hiperbola
Hiperbola yaitu majas yang berupa ungkapan yang berlebihan dari kenyataan sehingga kenyataan tersebut menjadi tidak masuk akal.

Contoh Majas Hiperbola:

  • Suaranya nyaring sampai terdengar ke seluruh penjuru Desa.

13. Personifikasi
Personifikasi yaitu majas yang berupa ungkapan dengan memakai tingkah laku insan dan disebutkan kepada benda lain yang bukan manusia.

Contoh Majas Personifikasi:

  • Tirulah Padi yang semakin berisi akan semakin menunduk.

13. Depersonifikasi
Depersonifikasi yaitu ungkapan yang seperti mengakibatkan insan bertingkah laku mirip benda lain yang bukan manusia.

Contoh Majas Depersonifikasi:

  • Anak itu mempunyai sifat keras kepala dan susah diatur.

14. Pars pro toto
Pars pro toto yaitu jenis majas yang memakai suatu ungkapan yang menyebutkan sebagian dari objek untuk memperlihatkan keseluruhan objek.

Contoh majas Pars pro toto:

  • Saya memelihara Tiga ekor kelinci di halaman belakang rumah.

15. Totem pro parte
Totem pro parte yaitu jenis majas yang memakai ungkapan keseluruhan benda, padahal yang dimaksud hanya sebagian benda tersebut.

Contoh Majas Totem pro parte:

  • Pertandingan sepak bola tersebut dimenangkan oleh Argentina.

16. Eufimisme
Eufimisme yaitu majas yang mengungkapkan kata yang dianggap tabu atau serasa agresif dengan memakai kata-kata lain yang lebih halus.

Contoh majas Eufimisme:

  • Saya terpaksa pulang lebih cepat, alasannya yaitu saya bolak-balik buang air besar, alasannya yaitu diare.

17. Disfemisme
Disfemisme yaitu ungkapan kata yang menyebutkan hal yang kurang pantas atau tabu dengan sebagaimana adanya.

Contoh majas Disfemisme:

  • Kamu seharusnya memperlihatkan nafkah kepada saya sebagai anakmu!

18. Fabel
Fabel yaitu majas yang menyatakan suatu tingkah laku binatang dan mirip insan yang sanggup berpikir dan bertutur kata.

Contoh majas Fabel:

  • Hewan-hewan di tempat ini harus bekerja keras untuk mencari makanan, alasannya yaitu banyaknya penebangan hutan.

19. Parabel
Parabel yaitu suatu ungkapan pembelajaran tetapi dikiaskan atau disamarkan dalam cerita.

Contoh Parabel:

  • Kisah si malin kundang, memberi kita suatu pembelajaran semoga berbakti pada kedua orang tua

20. Perifrasa
Perifrasa yaitu suatu ungkapan yang cukup panjang dan digunakan untuk menggantikan ungkapan yang lebih pendek.

Contoh Perifrasa:

  • Semoga arwah para hero Damai disisi-Nya

21. Eponim
Eponim yaitu suatu ungkapan untuk menyebutkan nama orang yang mempunyai hubungan dengan sifat tertentu yang ingin disebutkan.

Contoh Majas Eponim:

  • Anak itu berguru ulet semoga sanggup menjadi mirip Einstein.

22. Simbolik
Simbolik yaitu suatu gaya bahasa yang melukiskan sesuatu dengan penggunaan simbol atau lambang untuk menyatakan suatu tujuan/maksud.

Contoh Majas Simbolik:

  • Pria itu populer sebagai laki-laki hidung belang.

23. Asosiasi
Asosiasi yaitu suatu perbandingan terhadap dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama.

Contoh Majas Asosiasi:

  • Mereka sedang mencari titik terperinci dari permasalahan ini.

Semoga bermanfaat!

Berbagi ilmu pengetahuan umum